Friday, January 4, 2019

3 Hal Yang Menyebabkan Wanita Masuk Neraka dan 1 Amalan Penyelamatnya


3 Hal Yang Menyebabkan Wanita Masuk Neraka dan 1 Amalan Penyelamatnya

foto pexel.com

Dua tempat di akhirat yang Allah SWT ciptakan sebagai tempat kembali yang hakiki adalah surga dan neraka.  Pastinya, tak ada yang tak  menginginkan surga dan segala kenikmatannya yang telah dijanjikan Allah, namun ketika membaca hadits Rasulullah yang menjelaskan bahwa ketika Allah memperlihatkan neraka kepada nabi ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, membuat kita merasa miris membacanya.

Apa gerangan yang menyebabkan wanita terjerumus ke dalam siksa neraka? Padahal kalau dilihat kebanyakan pengajian isinya mayoritas wanita. Kenapa semua ini bisa terjadi?   
Ada beberaapa penyebab yang membuat wanita masuk neraka

1. Kufur kepada Suami serta Kebaikan-Kebaikan Suami


Suami memang bukan sosok manusia yang sempurna, terkadang pemberian suami belum mampu mencukupi semua kebutuhan rumah tangga. Tetapi istri harus mampu bersikap qonaah akan /pemberian suami. Seorang istri harus menyadari bahwa rizki manusia ada pasang surutnya namun ketika suami sudah melakukan yang terbaik sesuai kemampuannya dan kita tidak mensyukuri, mencari kekurangan dan meremehkan hingga tidak melayani suami dengan baik maka neraka ganjarannya.

 “ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) nescaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (Hadis Riwayat Imam Al-Bukhari).

2. Durhaka kepada Suami

Kedurhakaan istri terhadap suami meliputi tiga perkara, yaitu durhaka melalui ucapan, perbuatan dan durhaka melalui pucapan dan perbuatan (keduanya).

Kedurhakaan tersebut bisa berupa ucapan kata-kata kasar, membicarakan keburukan suami atau aib suami pada orang lain,  tidak mau melayani suami, bermuka masam di depan suami, berpergian tanpa seizin suami, atau menampakan aurat kepada laki-laki non mahram.


3. Tabarruj atau Berhias Diri seperti Jahiliyyah

Tabarruj adalah berhias diri. Wanita yang tabarruj adalah yang memamerkan atau menampakkan perhiasannya, baik itu pakaian maupun kecantikan diri yang seharusnya tidak diperlihatkan kepada orang lain.

Dikutip dari Rumaysho, Maqotil bin Hayan mengatakan bahwa yang dimaksud berhias diri adalah seseorang memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya. Inilah yang disebut tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah.

Dan tinggallah kamu di rumah-rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Surah Al Ahzab ayat 33)

Ibnu Abbas meriwayatkan hadis dari Rasulullah bersabda: “Apabila seorang wanita keluar rumah dengan bersolek dan memakai haruman (suami rida) maka dibangunkan untuk suaminya sebuah rumah di neraka”.

Bagaimana agar terhindar dari Semua Keburukan itu?

Rasulullah SAW pernah mengajarkan suatu amalan untuk menyelamatkan kaum wanita dari azab neraka. Rasul bersabda, “Bersedekahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakar jahanam.”

Diriwayatkan, maka berdirilah seorang wanita, dia bertanya, “Mengapa demikian wahai Rasulullah?”

Rasulullah menjawab, “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami.” (HR Bukhari).

Jadi, sadaqah bisa menjadi amalan bagi seorang muslimah agar terselamatkan dari azab neraka.
Walllahu ‘alam
Tulisan ini diikutsertakan dalam ODOP Estrilook Community
#day5