Wednesday, February 6, 2019

Sedekah akan Sia-Sia Jika Melakukan Perbuatan Ini, Hati-Hatilah, Wahai Saudaraku


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sedekah merupakan salah satu amalan yang akan diberikan pahala berlipat ganda oleh Allah. Balasan pahala sedekah ada yang diberikan secara langsung oleh Allah dan ada juga yang ditunda. 

Allah berfirman dalam QS. Al Baqarah:261

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.”

MashaAllah, demikian ganjaran pahala yang Allah berikan atas perbuatan baik kita termasuk juga sedekah.

Namun, hal yang harus diwaspadai adalah jangan sampai pahala sedekah kita hilang sia-sia. Ganjaraan dari sedekah kita terhapus, pahala sedekah hilang karena perbuatan kita. 

Apa saja perbuatan yang harus kita waspadai agar pahala sedekah tidak terhapus?

 1.  Al Mann ( ِالْمَنِّ)




Al Mann yaitu menyebut-nyebut pemberian sedekah di hadapan orang yang diberi sedekah. Al Mann dilakukan dengan tujuan untuk pamer. Mengemukakan kelebihan dirinya dibandingkan dengan orang yang diberi sedekah tersebut. Si pemberi sedekah bersikap sombong kepada orang yang diberinya.

Allah melarang menyebut pemberian sedekah di depan orang yang diberi. Sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan Muslim;

“Ada tiga golongan, yang tidak akan Allah ajak bicara pada hari kiamat, tidak akan Allah lihat, dan tidak akan Allah sucikan, serta baginya adzab yang pedih. Rasulullah mengulang sebanyak tiga kali. Abu Dzar bertanya, “Siapa mereka wahai Rasulullah?” Jawab beliau, “Al musbil (lelaki yang menjulurkan pakaiannya melebihi mata kaki, al mannaan (orang yang suka menyebut-nyebut sedekah pemberian), dan pedagang yang bersumpah dengan sumpah palsu”  (H.R. Muslim: 106)

 2.  Al Adzaa (َالَّذِي )




Al Adzaa dapat diartikan mengungkit dan menyakiti hati penerima. Setiap perbuatan, perkatan yang dapat menyakiti perasaan dan hati penerima. Baik itu menyakiti badan, mencela, perkataan yang menyakitkan, atau mengolok-olok orang tersebut. Terkadang mengungkit apa yang pernah dilakukan terdahulu sehingga bisa menyakiti hati penerima.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)” (QS. Al Baqarah: 264).

 3.  Riya’ ( الرياء )



Riya’ artinya memperlihatkan amalannya kepada orang lain dengan tujuan mengharap pujian. Ia beramal dengan tujuan dikenal oleh orang lain dan disebut sebagai orang yang berakhlak terpuji dan dermawan atau demi kepentingan duniawi lainnya. Beramal haruslah dilandasi dengan keikhlasan, begitu juga dengan bersedekah.

Riya’ tidak hanya terjadi dalam hal sedekah saja, tapi juga bisa dalam semua amalan dan perbuatan lainnya. Oleh sebab itu, sebagai muslim/muslimah yang ingin bersedekah, hendaknya kita menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat merusak pahala sedekah.
Itulah 3 perbuatan yang bisa menghapus pahala sedekah. Semoga Allah selalu menjaga keikhlasan kita dalam bersedekah

Semoga bermanfaat,

Wassalamu'alaikum wr.wb.







EmoticonEmoticon