Friday, October 4, 2019

3 Amalan Sunnah Wanita di Hari Jum’at

3 Amalan Sunnah Wanita di Hari Jum’at


 
3 Amalan Sunnah Wanita di Hari Jum’at
Amalan Sunnah di hari Jum'at




Rahma Weni --- Hari Jum’at merupakan hari istimewa karena berbagai hal besar terjadi di hari Jum’at. Nabi Adam diciptakan pada hari Jum’at, dimasukkan di keluarkan dari surga pada hari Jum’at juga, dan hari kiamat kelak akan terjadi pada hari Jum’at juga.\

Pada hari Jum’at, ada beberapa amalan sunnah yang bisa kita lakukan. Ada banyak pahala sunnah yang bisa diraup ketika hari Jum’at tiba. Di hari yang istimewa ini tentunya sangat sayang untuk melewatkan pahala amalan sunnah yang bisa kita tabung.

Inilah 3 amalan sunnah yang bisa kita lakukan untuk meraih pahala yang berlimpah:

Membaca Surat Al Kahfi

Amalan sunnah yang pertama yang bisa kita lakukan adalah membaca QS AL Kahfi. Membaca surat Al Kahfi merupakan hal yang sangat dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahalanya yang begitu besar sebagaimana dua hadist ini

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Semoga kita bisa melakukan amalan sunnah yang pahalanya besar ini. Semoga Allah selalu memberikan kemudahan kepada kita untuk melakukan amal shaleh.

Memperbanyak Shalawat

Amalan selanjutnya adalah membaca shalawat. Amalan ini bisa dilakukan oleh semua wanita, termasuk wanita yang sedang haid.

Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap hari Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti“. (HR. Al-Baihaqi)

Memperbanyak Do’a


Di hari Jum’at kita dianjurkan untuk memperbanyak berdo’a. Di hari selain Jum’at pun dianjurkan untuk berdo’a, tetapi di hari Jum’at Rasul menyebutkan keutamaannya:

 “Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangan beliau sebagai gambaran akan sedikitnya waktu itu” (H.R Muttafaqun Alaih).

Gambaran waktu yang dimaksud, terdapat 4 pendapat ulama
1.      Sejak imam naik mimbar sampai selesai shalat Jum’at
“Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai”[10]. Pendapat ini dipilih oleh Imam Muslim, An Nawawi, Al Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al Baihaqi.

2.      Setelah ashar sampai terbenamnya matahari. Berdasarkan hadits:
“Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar”[11]. Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah. Pendapat ini yang lebih masyhur dikalangan para ulama.

3.   Setelah ashar, namun diakhir-akhir hari Jum’at. Hal ini didasari oleh riwayat dari Abi Salamah. Ishaq bin Rahawaih, At Thurthusi, Ibnul Zamlakani menguatkan pendapat ini.

4.   Pendapat keempat, yang juga dikuatkan oleh Ibnu Hajar, yaitu menggabungkan semua pendapat yang ada. Ibnu ‘Abdil Barr berkata: “Dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa pada dua waktu yang disebutkan”.

Dengan demikian seseorang akan lebih memperbanyak doanya di hari Jum’at tidak pada beberapa waktu tertentu saja. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ahmad bin Hambal, Ibnu ‘Abdil Barr.[12]

Semoga kita diberikan kemudahan oleh Allah untuk melakukan amalan sunnah di hari Jum’at.



EmoticonEmoticon